Kamis, 06 Februari 2014

Tips Bersih Motor Terkena Banjir

Situs Otomotif - Musim hujan disaat ini dapat menyebabkan motor Anda mau tidak mau harus melintasi banjir, dan mungkin juga bisa terendam banjir. Jika hal ini terjadi pada Anda, ada beberapa tips bersih motor terkena banjir:

tips motor banjir


- Pada saat terkena banjir atau bagian mesin terendam, jangan menyalakan atau mencoba menstarter motor, karena bisa menyebabkan air atau kotoran lain dapat masuk ke dalam mesin dan bisa menyebabkan keausan.

- Membersihkan bagian mesin dengan cara membuka bagian mesin satu per satu. Kemudian rendam semua komponen dengan bensin atau cairan penghilang karat. Sebaiknya dibawa ke mekanik, jika Anda tidak berpengalaman.

- Periksa sistem kelistrikan dengan membukan semua komponen seperti konektor kabel, sakelar, spul, motor starter dan bohlam agar tidak terjadi hubungan arus pendek. Jemur bagian tersebut hingga kering. Kemudian pasang dan cek fungsinya.

- Periksa bagian rem tromol karena basah dan bisa menyebabkan lengket. Siramlah dengan air bersih dan kemudian keringkan dengan cara menjalankan motor sambil rem nya dikocok-kocok.

- Untuk motor matic, bagian cvtnya di buka satu per satu kemudian dibersihkan dengan bensin.

Semoga tips otomotif ini bermanfaat untuk Anda. 

Kamis, 16 Januari 2014

Tips Menderek Mobil yang Aman

Setelah membahas seputar tips mengemudi mobil di saat hujan, yuk kita coba bahas masalah cara derek mobil yang aman. Mobil mogok ditengan perjalanan merupakan hal yang sangat jarang, namun hal ini bisa terjadi pada siapa saja. Solusinya adalah memanggil montir atau bisa juga di derek, bisa dengan mobil teman atau juga mobil derek khusus.

tips-menderek-mobil


Bagi petugas derek tentunya hal ini sudah menjadi pekerejaan mereka, bagaiman dengan kita orang awam yang belum tahu cara menderek yang tepat dan tentunya aman, simak tips menderek mobil dibawah ini:

- Persiapkan tali penarik yang kuat bisa dari bahan baja atau tali tambang. Sebaiknya Anda juga mempersipakan tali penarik di bagasi mobil untuk hal yang tidak terduga.

- Bobot mobil penderek sebaiknya lebih besar atau sama dengan mobil yang akan diderek sehingga memudahkan proses penderekan.

- Pasang tali derek pada tempat yang tepat, biasanya ada beberapa mobil yang memiliki hook atau pengait pada bagian bemper depan atau belakang. Anda bisa lihat dibuku manual untuk lebih jelasnya.

- Hindari mengikat tali derek pada suspensi atau bumper yang tidak kuat menahan bobot kendaraan, karena bisa terlepas dan membahayakan keselamatan.

- Panjang tali sebaiknya di pertimbangkan juga, biasanya sekitar 4 meter atau lebih kurang sepanjang bodi mobil yang akan diderek. Hal ini bertujuan agar mudah pada saat berbelok dan juga pengereman

- Pada saat menderek, usahakan tali tidak kendor untuk meminimalisir hentakan an resiko tali putus. Jalanlah secara perlahan pada saat mulai bergerak dan melaju dengan stabil. Lakukan penderekan dengan kecepatan maksimal 30-40 km/jam.

- Kenali dan diskusi mengenai rute yang akan dilalui, sehingga mempermudah dalam proses penderekan. Hindari rute jalan yang berlubang, turunan dan tanjakan dan persimpangan.

- Nyalakan lampu utama pada saat penderekan untuk memberi tahu pengguna jalan lainnya. Pada saat berhenti anda bisa nyalakan lampu hazard.

- Pada saat berbelok gunakan lampu sein jauh sebelum memasuki tikungan, agar pengendara lain bisa mengantisipasi.

- Untuk mobil yang diderek, apabila ada masalah pada mobil, Anda bisa memberi tanda dengan lampu jauh atau klakson pada mobil yang didepan.

Semoga tips otomotif ini bermanfaat untuk kita semua. (wf)

Selasa, 29 Oktober 2013

Tips Mengemudi Melewati Banjir

Majalah Otomotif - Kondisi hujan dan terhadang banjir kadang datang secara tiba-tiba. Namun mau gak mau mobil harus tetap jalan kalau tidak mobil akan mogok pada saat terjebak banjir.

tips mengemudi melewati banjir


Namun bagi Anda yang sudah terjebak banjir atau genangan air yang cukup tinggi, hal ini bisa disiasati dengan cara mengemudi yang tepat dan tetap hati-hati. Berikut tips mengemudi mobil melewati banjir atau genangan air:

- Segera matikan AC mobil agar kinerja beban mesin berkurang dan hal ini juga berguna untuk mencegah terjadinya hubungan pendek pada system kelistrikan mobil.

- Amati situasi genangan air, carilah genangan yang rendah yang biasanya ada di posisi tengah jalan atau jika anda biasa lewati jalan tersebut, anda bisa memperkirakannya.

- Jaga putaran mesin di rpm 2500-3000, saat melewati banjir dengan teknik setengah kopling dan gigi terendah. Hal ini bertujuan untuk mencegah agar mesin tidak mati dan knalpot tidak kemasukan air.

- Hindari arus air dari samping, karena bisa mendorong mobil sehingga terseret arus air.

- Setelah melewati genangan air, sebaiknya periksa bagian rem apakah masih berfungsi dengan normal. Agar kinerja rem kembali normal atau tromolnya kembali kering, anda bisa melakukan pengereman secara perlahan dan pastikan tidak ada mobil dibelakang.

- Jangan lupa untuk mencuci kolong mobil setelah melewati genangan banjir untuk mencegah terjadinya karat pada bagian tersebut.


Dengan cara yang tepat kita bisa melewati banjir dengan tenang. Semoga tips otomotif ini bisa bermanfaat. Salam. (wf)

Senin, 28 Oktober 2013

Tips Mengemudi Mobil di Saat Hujan

Car Review - Memasuki musim hujan, bagi para pengendara mobil harus mengemudi dengan ekstra hati-hati karena akan menghadapi jalan yang licin, jarak pandang yang terbatas dan juga menghadapi genangan air atau banjir. Apabila tidak hati-hati dalam mengemudi bisa menyebabkan kecelakaan atau mogok dijalan.

tips mengemudi mobil di saat hujan


Agar terhindar dari kemungkinan buruk tersebut, ada beberapa tips mengemudi mobil saat hujan yang bisa disimak dibawah ini:

- Periksa kondisi rem mobil, pastikan perangkat rem berfungsi dengan baik agar bisa melakukan pegereman dengan baik di saat hujan,

- Periksa kondisi ban mobil, tekanan angin ban sesuaikan dengan standar pabrik, tidak kurang atau berlebih. Dan cek alur kembang, apabila sudah habis, sebaiknya ganti dengan yang baru.

- Periksa sistem kelistrikan mobil, terutama pada bagian lampu mobil, lampu sign dan lampu rem, pastikan semua berfungsi dengan baik sebelum menerobos hujan.

- Periksa kondisi wiper mobil, pastikan karet wiper tidak getas dan berfungsi dengan baik.

- Bersihkan kaca mobil dari jamur terutama kaca depan dan belakang agar pandangan lebih jelas dan tidak terganggu pada saat hujan.

- Kurangi kecepatan laju mobil di kala hujan, karena daya cengkram ban mobil berkurang dan bisa menyebabkan slip.

- Jaga jarak aman Anda dari mobil di depan untuk menghindari tabrakan karena rem mendadak dan juga mobil slip.

- Berhati-hati bila melewati genangan air, karena bisa saja ada lubang yang tidak terlihat.

Semoga tips otomotif singkat tentang mengendarai mobil di saat hujan ini bisa bermanfaat buat kita semua. (wf)

Tips Mengendarai Motor Saat Hujan

Majalah Otomotif - Musim hujan telah tiba. Bagi anda yang membawa motor ada baiknya mempersiakan diri sebaik mungkin agar terhindar dari banjir, jalan licin dan kecelakaan di jalan raya.

Mengendarai motor di saat hujan bisa menyebabkan konsentrasi jadi terganggu baik itu karena jarak pandang berkurang, daya cengkram ban kurang bagus dan juga badan menggigil karena kedinginan.

tips mengendarai motor saat hujan


Untuk mengantisipasi hal ini, simak  tips bersepeda motor di saat hujan dibawah ini:

- Pastikan kondisi tubuh anda fit. Karena membawa motor pada saat hujan sangat membutuhkan konsentrasi yang tinggi.

- Gunakan jas hujan yang sesuai dengan ukuran tubuh sehingga tidak menghambat gerak tangan, kaki, kepala, hingga seluruh tubuh pada saat berkendara. Hindari menggunakan jas hujan ponco karena bisa mengganggu pandangan orang yang di belakangnya.

- Simpanlah dokumen seperti dompet, sim, stnk , ponsel dan barang bawaan Anda ditempat yang bebas dari air hujan atau dibungkus dengan plastic.

- Gunakan sepatu boot, sehingga kaki tidak kemasukan air dan terlindungi dari dingin.

- Periksa kondisi ban motor, apabila tapaknya sudah habis sebaiknya diganti dengan yang baru. Tapak yang habis bisa berbahaya karena licin dikendarai saat hujan dan menyebabkan kecelakaan.

- Periksa tekanan angin ban, sesuaikan dengan tekanan angin dari pabrik ban. Jangan terlalu keras atau terlalu kempes.

- Periksa kondisi rem motor, apabila tidak berfungsi maksimal sebaiknya diganti dengan yang baru.

- Periksa kelistrikan motor, seperti lampu utama, lampu sign dan lampu rem berfungsi dengan normal. Cahaya lampu sangat membantu pengguna jalan lain mengetahui keberadaan motor disaat hujan.

- Hati-hati dengan genangan air, apabila genangan air terlihat mencurigakan sebaikya jangan diterobos, karena bisa mengakibatkan mesin motor kemasukan air dan mogok.

- Apabila hujan terlalu deras, sebaiknya menepilah dan beteduh ditempat yang aman dan tidak mengganggu pengguna jalan lain.

- Kurangi kecepatan pada saat menembus hujan. Jangan tergesa-gesa karena jarak pandang dan daya cengkram ban berkurang bisa mengakibatkan kecelakaan.

- Gunakan helm dengan kaca anti embun, sehingga pandangan Anda dari dalam helm tidak terganggu.


Semoga tips otomotif ini bisa bermanfaat untuk kita semua. (wf)

Minggu, 27 Oktober 2013

Tips Mengemudi di Malam Hari

Majalah Otomotif - Mengemudi malam hari merupakan hal yang biasa dilakukan di saat mudik. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan apabila bagi Anda yang ingin mengemudi di malam hari.

tips mengemudi di malam hari


- Bersihkan kaca mobil dari gangguan jamur, khususnya  kaca mobil bagian depan dan belakang.Hal ini nanti akan bermanfaat pada saat malam hari dan juga apabila terjadi hujan. Anda bisa mengoleskan obat anti jamur yang bisa di beli di bengkel mobil.

- Periksa setingan lampu utama, gunakan setelan yang sesuai dengan standar pabrik. Karena apabila tidak tepat setelannya, bisa mempengaruhi jarak sorotan yang membuat silau pengguna jalan lain

- Gunakan lampu utama standar pabrik. Karena pandangan akan lebih terlihat jelas dan tidak mengganggu mobil dari arah yang berlawanan. Hindari memakai bohlam aksesoris terutama HID karena akan menyebabkan pantulan cahaya pada saat hujan atau berkabut. Fungsi lampu menjadi berlawananan, bukannya menerangi tetapi malah menyilaukan.

- Fisik pengemudi harus fit dan cukup istirahat sebelumnya. Untuk perjalanan jauh sebaiknya bergantian dengan anggota keluarga yang lain.

- Beristirahatlah setiap 4 jam sekali. Apabila terlalu mengantuk, sebaiknya menepilah untuk beristirahat terlebih dahulu, atau bergantian dengan anggota keluarga yang lebih fit.


Semoga tips otomotif dan tips mengemudi di malam hari ini bisa bermanfaat untuk kita semua.(wf)

Peralatan Wajib Ada di Mobil Anda

Majalah Otomotif - Melakukan perjalanan dengan mobil baik jarak dekat ataupun jarak jauh memberikan kenyamanan yang lebih terhadap orang di dalamnya. Namun kita tidak pernah tahu, peristiwa yang akan terjadi pada saat mengendari mobil. Bisa saja mobil mogok atau ban bocor dan sebagainya di dalam perjalanan. Untuk Mengantisipasi hal seperti ini ada beberapa peralatan yang wajib dibawa di dalam mobil. Apa saja itu, simak ulasannya dibawah ini:

emergency tools


- Kotak P3K. merupakan hal yang harus di cek secara rutin. Khususnya bagi yang sering membawa anak-anak berlibur dengan mobil.

- Alat pemecah kaca berfungsi pada saat darurat, dan pintu mobil tidak bisa dibuka secara normal.

- Senter sangat bermanfaat digunakan untuk mengecek kondisi mobil di malam hari di tempat yang gelap.

- Bohlam cadangan juga harus dibawa, apabila bohlam utama putus disaat perjalanan dan tidak ada bengkel terdekat.

- Peralatan ganti ban seperti dongkrak, kunci pass dan tentu saja ban cadangan. Cek selalu semuanya saat Anda melakukan perjalanan terutama perjalanan jauh.

- Sekring, si kecil ini harus ada di dalam dashboard mobil Anda. Fungsinya untuk mengganti komponen sekring yang putus atau korslet.

- Buku manual jangan lupa dibawa selalu. Agar apabila terjadi sesuatu pada mobil anda bisa mendeteksinya dengan bantuan buku manual mobil ini.

- Segitiga pengaman berfungsi untuk memberikan peringatan apabila terjadi mogok, ganti ban atau memperbaiki mobil dipinggir jalan.

- Pengukur tekanan angin ban juga perlu dibawa. Agar bisa mengecek tekanan angina yang tepat pada saat dalam perjalanan.

- Pisau lipat multifungsi. Pisau ini biasanya berisikan obeng kecil, pembuka botol, pisau, gunting dan fungisl lainnya.

- Kain lap kaneebo atau sarung tangan. Mengelap cairan yang tumpah, sedangkan Sarung tangan berfugnsi untuk melindungi telapak ketika mengganti ban atau mengecek bagian mobil.

- Kabel jumper dibutuhkan saaat aki mobil tekor, tidak bisa starter dengan baik. Dengan kabel jumper anda bisa menggunakan aki mobil lain untuk menstarter mobil.

- Selotip atau isolasi berfungsi untuk membungus kabel yang terluka dan juga bisa menambal kaca pecah dan lain-lain. Gunakan bahan isolasi yang tahan panas dan tebal.

- Tali tambang digunakan untuk menarik mobil apabila mobil mogok dan tidak bisa diatasi dengan cepat dan membutuhkan peralatan khusus dari bengkel mobil.

- Jasa hujan atau kantung sampah besar. Digunakan untuk mengecek mobil aatu kolong mobil pada saat hujan.


Dengan adanya emergency tools dan persiapan yang tepat, semua masalah pada mobil akan cepat terselesaikan. Semoga tips otomotif ini bisa bermanfaat untuk kita semua. (wf)